SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DIABETES MELITUS MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES
Sari
Di Indonesia, pada tahun 2003 sebanyak, 13,7 juta orang yang mengidap diabetes, dan menjadikan masyarakat Indonesia sebagai pengidap diabetes nomor 4 terbanyak di dunia. Angka di atas makin lama makin bertambah seiring dengan gaya hidup modern yang serba santai, serba instant dan serba canggih. Pengetahuan yang kurang mengenai gejala dan cara menangani penyakit diabetes melitus serta jumlah dokter spesialis diabetes melitus yang masih terbatas merupakan salah satu sebab meningkatnya jumlah orang yang terkena penyakit tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat sistem pakar yang mampu mendiagnosa serta memberikan solusi untuk gangguan diabetes mellitus. Pembuatan sistem pakar ini menggunakan pemrograman PHP dan MySQL sebagai basis data. Metode yang digunakan adalah naïve bayesian, yaitu proses yang memulai pencarian berupa masukan berupa gejala yang telah diklasifikasikan “ya” dan “tidak” kemudian dihitung nilai “ya” dan “tidak” lalu dibandingkan untuk mendapatkan hasil akhirnya.
Dengan hasil percobaan yang memuaskan, pembuatan sistem pakar diagnosa penyakit diabetes melitus menggunakan metode Naive Bayes ini dapat menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk mengetahui apakah seseorang terkena diabetes atau tidak sebelum melakukan pemeriksaan. Sehingga membantu masyarakat dalam menentukan tindakan ke depannya yang terbaik bagi seseorang bila terdiagnosa penyakit diabetes.
Teks Lengkap:
PDFRefbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
JPDF: Jurnal Penelitian Dosen FIKOM (UNDA)
Gedung Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Darwan Ali, JL. Batu Berlian, No. 10, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, 74322

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




